11 Bandara di Papua Ditutup Usai Penembakan Pesawat Perintis

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA —Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terpaksa menghentikan sementara operasional penerbangan di 11 bandara dan lapangan terbang rawan keamanan di Papua. Keputusan ini diambil sebagai tindak lanjut atas insiden penembakan pesawat perintis Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation pada rute Tanah Merah–Danawage/Koroway Batu, 11 Februari 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa operasional penerbangan akan kembali dibuka setelah aparat TNI/Polri memastikan keamanan kondusif dan standar keselamatan terpenuhi. Hingga saat itu, jalur udara vital Papua harus ditutup demi keselamatan kru dan penumpang.

Kesebelas bandara yang ditutup antara lain: Satpel Koroway Batu, Bandara Bomakia, Satpel Yaniruma, Satpel Manggelum, Lapter Kapiraya, Lapter Iwur, Lapter Faowi, Lapter Dagai, Lapter Aboy, Lapter Teraplu, dan Lapter Beoga.

Sementara itu, lima bandara lain yang juga rawan tetap beroperasi dengan pengamanan ketat, yakni Bandara Kiwirok, Bandara Moanamani, Satpel Sinak di Ilaga, Satpel Agandugume di Ilaga, dan Bandara Illu.

“Penerbangan perintis adalah layanan vital bagi masyarakat Papua. Keamanannya sangat krusial dan harus dijaga,” tegas Lukman.

Kemenhub juga menekankan bahwa penerbangan perintis tidak akan dikenakan sanksi bila operator memilih menghentikan layanan karena alasan keamanan. Operator diberikan kewenangan penuh untuk menilai risiko dan memutuskan keberlanjutan operasional. Ditjen Hubud kini tengah melakukan pemetaan risiko bandara, menyusun SOP khusus bagi awak pesawat di wilayah kritis, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk investigasi insiden.

Langkah ini menandai betapa rapuhnya jalur udara Papua di tengah ancaman bersenjata. Dampaknya langsung terasa bagi masyarakat pedalaman yang bergantung pada penerbangan untuk logistik, obat-obatan, pendidikan, dan mobilitas dasar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gubernur Papua Lantik 36 Pejabat Struktural dan Fungsional
Gubernur John Tabo Buka Bimtek KONI Papua Pegunungan, Siapkan Atlet Menuju PON XXII 2028
TP-PKK Nduga Dikukuhkan, Bupati Yoas Beon Tekankan Penanganan Stunting dan Ekonomi Kreatif Perempuan
UP45 Hadir di Puncak Jaya: Akses Kuliah Hybrid/Online untuk Generasi Muda dan ASN
Tenaga Medis Diteror, Dinas Kesehatan Yahukimo Tutup Fasilitas Kesehatan
Sorotan Pendidikan Yapen: Bupati Tegaskan Evaluasi Bukan Gambaran Menyeluruh
Aksi Brutal di Yahukimo, Wanita Penjual Pinang Jadi Korban Penusukan
Akses Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena Belum Normal, Pengemudi Logistik Dihimbau Tunda Perjalanan

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:10 WIT

Gubernur Papua Lantik 36 Pejabat Struktural dan Fungsional

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:08 WIT

Gubernur John Tabo Buka Bimtek KONI Papua Pegunungan, Siapkan Atlet Menuju PON XXII 2028

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:43 WIT

TP-PKK Nduga Dikukuhkan, Bupati Yoas Beon Tekankan Penanganan Stunting dan Ekonomi Kreatif Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:05 WIT

UP45 Hadir di Puncak Jaya: Akses Kuliah Hybrid/Online untuk Generasi Muda dan ASN

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:39 WIT

Tenaga Medis Diteror, Dinas Kesehatan Yahukimo Tutup Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru

Berita Terkini

Gubernur Papua Lantik 36 Pejabat Struktural dan Fungsional

Rabu, 18 Feb 2026 - 13:10 WIT